Kategori
Artikel tip dan trik menarik

Bingkai membuat foto menjadi bagus dan menarik

Komposisi berbasis bingkai, juga dikenal sebagai komposisi berbasis jendela, artinya menggunakan objek yang tepat sebagai latar depan dan meletakkan subjek di dalamnya, dengan tujuan untuk menarik perhatian orang ke subjek yang ada di dalam bingkai tersebut. Komposisi berbasis bingkai dapat digunakan untuk menyoroti subjek. Jadi, bagaimana cara membuat “bingkai” penting tersebut?

Faktanya, terdapat banyak objek yang dapat digunakan sebagai bingkai dalam kehidupan sehari-hari kita.

Objek Bingkai foto ini meliputi hal berikut:

Gerbang

filip-kominik-IHtVbLRjTZU-unsplash.jpg

*Foto oleh Filip Kominik di Unsplash

Gerbang melengkung dan persegi panjang dapat digunakan sebagai bingkai. Orang adalah subjek foto yang paling cocok ketika menggunakan gerbang sebagai bingkai. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menyesuaikan posisi kamera Anda dan menekan rana pada waktu yang tepat.

Jendela

dawid-zawila-xclq1CPq1M4-unsplash.jpg

*Foto oleh Dawid Zawila di Unsplash

Selain gerbang, jendela juga dapat digunakan sebagai bingkai. Jendela dapat memiliki berbagai bentuk, tetapi bentuk yang paling umum adalah persegi panjang dan lingkaran. Gerbang dan jendela berbentuk persegi panjang sering digunakan untuk bangunan modern, sementara gerbang dan jendela berbentuk lingkaran umumnya terlihat pada arsitektur taman Tiongkok. Oleh karena itu, merupakan pilihan tepat untuk menggunakan jendela sebagai bingkai.

Ranting 

jason-leung-yEHqYYUOKqc-unsplash.jpg

*Foto oleh Jason Leung di Unsplash

Bingkai tidak harus memiliki garis beraturan; kadang-kadang ranting yang bentuknya tidak beraturan juga dapat digunakan sebagai bingkai. Ranting terlihat tidak beraturan, tetapi dapat digunakan dengan baik sebagai bingkai selama terdapat keseimbangan yang sempurna antara ranting dan subjek. Selain itu, bingkai alami akan memberikan kesan dekat dengan alam bagi orang yang melihatnya.

Baca Juga :   cara pencegahan dbd pada anak

Bayangan 

rene-bohmer-6SFfFpHmVjI-unsplash.jpg

*Foto oleh Rene Bohmer di Unsplash

Bayangan sering digunakan untuk membuat bingkai. Dengan menggunakan bayangan yang dipantulkan di tanah sebagai bingkai, Anda selalu dapat menangkap foto yang mengagumkan. Kontras antara cahaya dan bayangan, yang dikombinasikan dengan komposisi berbasis bingkai, dapat memberi lebih banyak penekanan pada subjek dan menarik perhatian orang yang melihatnya.

Dinding

benjamin-bousquet-bli6Z7xsPGE-unsplash.jpg

*Foto oleh Benjamin Bousquet di Unsplash

Lorong sempit atau dinding yang saling berdekatan juga dapat digunakan sebagai bingkai. Bingkai tersebut juga dikenal sebagai bingkai tidak lengkap, artinya bingkai tersebut terbuka di area tertentu alih-alih tertutup seluruhnya. Jenis bingkai ini juga dapat menyoroti subjek. Anda tak perlu khawatir lagi mengenai apakah bingkai tersebut tertutup sepenuhnya ketika mengambil foto. Anda hanya perlu memastikan bahwa bingkai tersebut dapat membantu menarik perhatian orang ke subjek dan menyorotinya.

Sudut spesial

dhruv-N9UuFddi7hs-unsplash.jpg

*Foto oleh Dhruv di Unsplash

Selain dari objek yang dicantumkan di atas yang dapat digunakan sebagai bingkai, Anda juga dapat melihat tepi suatu objek dari sudut yang berbeda. Dengan mengubah sudut kamera, Anda juga dapat menemukan bingkai dan menaruh subjek di dalam bingkai tersebut.

Baca Juga :   Membaca Tonggak Sejarah

Sudut kamera adalah salah satu faktor penting yang menentukan kualitas foto.Anda perlu memilih sudut kamera yang bagus untuk setiap foto Anda.Ini artinya setiap foto sebaiknya diambil pada sudut yang unik.Banyak orang merasa sangat aneh untuk mengambil foto dari sudut bawah.Namun, jika Anda dapat mengoptimalkan sudut bawah,ide baru kemungkinan besar akan muncul di kepala Anda.Ketika Anda mengambil foto langit dari sudut bawah,latar belakang yang bersih dan luas akan menghasilkan foto yang sangat indah.Bertolak belakang dengan sudut bawah,sudut tinggi juga dapat membuat efek yang mengejutkan.

Kesimpulan

1. Komposisi berbasis bingkai yang luar biasa memerlukan subjek yang terlihat di dalam bingkai pada waktu yang tepat;

2. Selain dari bingkai yang sudah ada yang dapat ditemukan dengan mudah, kadang-kadang Anda juga dapat membuat bingkai lain dengan cara mengubah sudut kamera;

3. Bingkai tidak perlu tertutup seluruhnya; bingkai juga dapat terbuka di area tertentu;

4. Komposisi berbasis bingkai membantu Anda mengambil foto yang bagus, tetapi harus digunakan tergantung skenario spesifik alih-alih diterapkan pada semua kasus.

tolong beri masukan