Kategori
Artikel tip dan trik menarik

Bagaimana cara mengambil foto bertekstur dengan mengunakan hp

mengambil foto bertekstur Fotografi adalah seni yang menggunakan cahaya, oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengerti tentang cahaya

Banyak orang sering mengalami kesulitan ketika mempelajari tentang fotografi. Mungkin mereka tidak tahu apa yang dianggap sebagai karya yang bagus, atau bagaimana cara meningkatkan foto mereka, atau mereka sekadar tidak tahu apa-apa saat mengambil foto. Hari ini, kita akan membahas empat poin utama untuk fotografi, sehingga Anda dapat mengambil foto bertekstur menggunakan telepon Anda.

Cahaya agar bisa mengambil foto bertekstur

Fotografi adalah seni yang menggunakan cahaya, oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengerti tentang cahaya. Sebagian cahaya bersifat keras, tajam, terfokus, dan langsung; sebagian cahaya bersifat lembut, halus, terpencar, dan tidak langsung. Dalam fotografi, cahaya dapat memengaruhi bentuk, nuansa, warna, dan kesan ruang, keindahan, dan realitas subjek.

Untuk pemula, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menghindari pencahayaan berlebihan, dan gambar yang pencahayaannya kurang dapat diperbaiki kemudian. Metode untuk mencegah pencahayaan berlebihan termasuk menemukan fokus yang tepat, mengurangi ISO, dan memerhatikan waktu pemotretan sehingga dapat menghindari cahaya terang pada tengah hari.

Memfokuskan pada bayangan akan menyebabkan pencahayaan berlebihan, sementara menemukan titik tengah akan menghasilkan kecerahan yang sempurna.

1.jpg

*Foto oleh Dewang Gupta di Unsplash

Peserta latih yang lebih mahir dapat mempelajari lebih lanjut tentang cahaya direksional:

Baca Juga :   Cara Merajut Gelang

1. Cahaya depan

Cahaya depan merujuk pada cahaya yang menyinari bagian depan subjek, dengan menggunakan permukaan yang diterangi tersebut sebagai subjek utama gambar. Ini merupakan cahaya yang umum digunakan dalam fotografi. Jenis cahaya ini paling baik digunakan untuk menampilkan detail dan warna subjek itu sendiri. Objek seperti kerajinan tangan yang halus dan bunga yang cerah dapat digambarkan dengan sangat indah bila menggunakan cahaya depan.

2. Cahaya latar

Cahaya latar di sini di maksudkan cahaya latar belakang sebenarnya. Biasanya, orang tidak suka mengambil foto dengan cahaya latar karena dapat menghasilkan gambar yang gelap dan tidak jelas. Namun, kita akan melihat bagaimana menggunakan cahaya latar untuk menyoroti subjek gambar. Oleh karena itu, untuk mengambil foto dengan cahaya latar sebenarnya, kita perlu menonaktifkan mode Cahaya Latar/HDR di telepon.

Cahaya Latar memaksudkan cahaya yang bersinar dari belakang subjek, dengan bagian yang berbayang sebagai subjek utama gambar.

Ketika mengambil foto pemandangan, adopsi sudut rendah dan ambil foto dengan melawan arah cahaya pada saat fajar atau senja, gunakan mode Pencahayaan Otomatis di telepon Anda, dan nonaktifkan lampu kilat untuk mendapatkan efek cahaya latar.

Baca Juga :   Gambar mewarnai Kambing Seru dan Menarik
2.jpg

*Foto oleh Julien Gaud di Unsplash

Untuk objek yang translusen dan transparan, cahaya latar dapat meningkatkan kesan transparan. Misalnya, objek seperti bunga dan daun paling baik difoto dengan cahaya latar.

Di sisi lain, cahaya latar dapat meningkatkan kecerahan warna dan saturasi objek yang translusen, membuat objek transparan atau translusen yang kusam pada cahaya depan terlihat berkilau indah dan memiliki transparansi yang lebih baik. Efek keseluruhannya kilau translusens.

Selain itu, cahaya latar dapat secara signifikan meningkatkan perbedaan kecerahan antara objek yang transparan dan legap. Kontras antara terang dan gelap sangat meningkatkan efek artistik gambar.

3.jpg

*Foto oleh Han Lahandoe di Unsplash

Siluet merupakan gambar paling umum yang dihasilkan menggunakan cahaya latar. Siluet memaksudkan gambar hitam dengan bentuk yang jelas dan tanpa detail nuansa warna. Umumnya, siluet adalah subjek gelap dengan latar belakang terang, mirip dengan potongan bentuk yang terbuat dari kertas, yang menghasilkan kesan misterius dan artistik pada gambar.

4.jpg

*Foto oleh Nathan Dumlao di Unsplash

Uji skenario pencahayaan yang berbeda, fotografi adalah perjalanan, bukan tujuan. Cobalah!

tolong beri masukan