Pemrosesan Instrumen yang Benar
Pemrosesan Instrumen yang Benar di rumah sakit pada cssd

Pemrosesan Instrumen yang Benar

Bagaimana bahasan sebenarnya Pemrosesan Instrumen

Bagaimana kita memenuhi dan mentaati rekomendasi pabrikan (instructions for use, IFU; instruksi penggunaan, namun, rumah sakit tidak memenuhi peralatan dan bahan pemrosesan yang cukup? CSSD telah meminta tambahan peralatan dan bahan, namun belum dipenuhi hingga saat ini

Terkadang menjadi stress pekerjaan bahwa sterilisasi sentral ingin berbuat yang terbaik, ingin melakukan pemrosesan sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Namun fasilitas, peralatan dan SDM belum tersedia.

Bagaimana bahasan sebenarnya mengenai rekomendasi pabrikan? Ikuti di bawah ini.

Sebuah fasilitas kesehatan mempunyai kewajiban untuk mentaati rekomendasi pabrikan dan instruksi penggunaan (instruction for use; IFU) dan bertanggung jawab terkait dengan keselamatan pasien maupun infeksi dapatan (Healthcare Associated Infection; HAIs). Semua pedoman dan panduan pelayanan sterilisasi juga selalu mewajibkan semua peralatan kesehatan untuk dilakukan pembersihan, disinfeksi dan sterilisasi sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh pabrikan.

Apabila fasilitas kesehatan tidak mengikuti instruksi pabrikan, maka pembersihan dan sterilisasi yang tidak efektif dapat terjadi sehingga menjadi isu keselamatan pasien.

Mendapatkan dan mengikuti instruksi pabrikan dapat menjadi pekerjaan yang melelahkan. Namun, apabila instruksi pabrikan tidak didapatkan untuk pembersihan di area dekontaminasi, maka petugas CSSD tidak dapat mengikuti instruksi tersebut. Sangat direkomendasikan untuk memiliki copy Salinan instruksi pembersihan untuk semua peralatan kesehatan yang dimiliki fasilitas kesehatan berada di sebuah map plastik yang diletakkan di area dekontaminasi sebagai acuan petugas.

Kepatuhan petugas terkait instruksi pabrikan bukan sebuah opsi, namun sebuah kewajiban. Kegagalan mengikuti instruksi pabrikan merupakan kewajiban fasilitas kesehatan dalam rangka peningkatan keselamatan pasien. Survey akreditasi rumah sakit berfokus pada kepatuhan fasilitas kesehatan pada instruksi pabrikan dan dimungkinkan meminta instruksi pabrikan untuk beberapa peralatan kesehatan.

Instruksi pabrikan yang didapatkan fasilitas kesehatan sebaiknya diberi tanggal. Pastikan instruksi merupakan instruksi yang ter-update. Direkomendasikan untuk melakukan update, menanyakan kepada pabrikan paling tidak tiap 2 (dua) tahun sekali. Apabila instruksi pabrikan tidak didapatkan maka sebaiknya peralatan kesehatan tidak digunakan.

PEMBERSIHAN

Sayangnya, banyak fasilitas kesehatan, terutama klinik kecil, bahkan tidak memiliki fasilitas pencucian ultrasonic cleaner. Pemilihan peralatan untuk pembersihan instrument seharusnya bukan berdasarkan area yang tersedia atau dana yang tersedia, namun berdasarkan instruksi pabrikan. Saat ini sudah tersedia berbagai macam mesin ultrasonic cleaner maupun washer disinfector dengan dimesi yang kecil, sehingga tidak menjadi alasan pada keterbatasan ruang.

Ultrasonic Cleaner dikategorikan sebagai peralatan kesehatan kelas 1 yang ditujukan untuk membersihkan peralatan kesehatan lainnya. Ultrasonic hanya melakukan pembersihan, tidak melakukan disinfeksi atau sterilisasi. Ultrasonic menghilangkan kotoran dari titik lokasi yang sulit untuk diraih seperti “box-locks“, “ratchet” dan “jaws” dari peralatan kesehatan.

image

 

Pembersihan menggunakan washer disinfector akan memberikan tambahan proses pembersihan maupun tambahan perlindungan bagi petugas. Washer disinfector memberikan pengurangan mikroorganisme yang signifikan. Washer disinfector juga tersedia dalam dimensi kecil, table top washer disinfector.

Pabrikan diwajibkan untuk membuat satu prosedur pembersihan yang tervalidasi. Biasanya pabrikan akan memberikan satu metode pembersihan secara manual. Namun, untuk memberikan perlindungan yang lebih pada pasien maupun petugas, fasilitas kesehatan dapat melakukan kontak dengan pabrikan untuk menanyakan apakah pembersihan dengan washer disinfector dapat dilakukan setelah pemberihan manual. Dapatkan informasi ini secara tertulis dari pabrikan dan letakkan bersama dengan instruksi pabrikan yang ada.

Siklus pencucian pada umumnya adalah perendaman dalam deterjen, pembilasan, pembersihan menggunakan ultrasonic, pembilasan dan pembersihan menggunakan washer disinfector secara mekanis.

Namun, mengikuti rekomendasi pabrikan adalah langkah terbaik untuk diikuti setiap waktu.

Semua fasilitas kesehatan besar atau kecil, sebagaiknya memiliki satu ultrasonic cleaner dan satu washer disinfector

Kapasitas ultrasonic cleaner sebaiknya cukup untuk mengakomodasi banyaknya set instrument di rumah sakit. Rumah sakit mungkin mempunyai ultrasonic cleaner yang terpisah untuk instrument mata atau instrument bedah saraf (micro set). Apabila fasilitas kesehatan juga melakukan pemrosesan instrument pinjaman, loaner instrument, maka adanya ultrasonic cleaner menjadi sangat penting. Banyak sekali instrument pinjaman yang membutuhkan siklus ultrasonic. Banyak kasus orthopedic membutuhkan banyak instrument pinjaman setiap tindakan, sehingga satu ultrasonic cleaner mungkin tidak cukup.

Area lain yang terkait dengan pembersihan adalah alat pembersih yang dibutuhkan. Alat pembersih sangat mempengaruhi hasil pembersihan. Implementasi pembersihan hanya menggunakan sikat gigi dari toko sebaiknya dihindari. Gunakan sikat untuk instrument, apabila rekomendasi pabrikan menyebutkan sikat yang spesifik maka gunakan sikat tersebut atau yang ekuivalen.

STERILISASI

Sterilisasi sesuai dengan rekomendasi pabrikan juga dapat menjadi tantangan. Di rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang besar, pada umumnya telah memiliki autoclave dengan volume besar, di atas 50 liter. Namun, pada fasilitas kesehatan kecil pada umumnya hanya memiliki autoclave table top dengan volume kurang dari 50 liter. Autoclave table top ini dibeli saat membuka fasilitas kesehatan yang pada saat ini tidak kompatibel dengan berbagai jenis peralatan yang baru.

Image result for melag table top autoclave

Autoclave table top sebetulnya telah memiliki berbagai macam program sterilisasi, misalnya untuk instrument dengan kemasan pouch, instrument dengan wrapping dan siklus hand piece. Siklus ini tidak selalu sesuai dengan rekomendasi pabrikan, sehingga dapat menimbulkan resiko baik hasil sterilitas maupun fungsi instrument.

Hal lain yang harus diperhatikan terkait sterilisasi autoclave table top adalah kesesuaian bahan pengemas serta indikator biologi dan indikator kimia. Pengemas wrapping sintetik (SMS wrapping) dimungkinkan tidak dapat ditembus oleh uap yang dihasilkan autoclave table top karena udara tidak dikeluarkan dengan baik. Indikator kimia dapat menjadi positif palsu karena posisi penggunaan yang salah, begitu pula indicator biologi.

KESIMPULAN

  • Rekomendasi pabrikan, instruksi penggunaan, (instructions for use (IFUs) harus tersedia untuk petugas
  • Sterilisasi sentral, CSSD, harus mengikuti secara konsisten seluruh rekomendasi pembersihan, pengemasan dan sterilisasi.
  • Selalu dilakukan monitoring mengenai kepatuhan terhadap instruksi pabrikan. Hal ini dapat bekerjasama dengan bagian rumah sakit lainnya, misalnya komite mutu atau komite pencegahan dan pengendalian infeksi
  • Ketidakpatuhan pada rekomendasi pabrikan dapat menyebabkan resiko keselamatan pasien, standard pelayanan maupun isu legal bagi rumah sakit.
  • Pabrikan diminta untuk membuat rekomendasi, dan kewajiban rumah sakit untuk mengikuti rekomendasi tersebut secara konsisten
  • Kepatuhan membutuhkan banyak faktor; peralatan, suplai, SDM yang perlu disediakan oleh rumah sakit.

KETUA HISSI JATIM

Ammar Widitaputra, S.Farm., Apt.

Nancy Chobin. https://www.infectioncontroltoday.com/sterile-processing/maintaining-sufficient-level-reprocessing-equipment

Assalamu'alaikum tolong beri masukan