peresmian gedung Tan’im Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro
Peresmian Gedung Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

peresmian gedung Tan’im Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

peresmian gedung Tan’im Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

Peresmian Gedung Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro
Peresmian Gedung Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

Peresmian Gedung baru Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro yang berlangsung pada Minggu (23 – 06-2019) ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Peresmian Gedung Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro
Peresmian Gedung Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. Acara yang diawali dengan Pembukaan oleh MC Edi Zainuddin S.Kep,Ns. dan dilanjutkan dengan pembacaan kalam Ilahi oleh Ust.Ibnu Qilab ini turut dihadiri oleh  Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah,PDM Bojonegoro, pimpinan Ranting Muhammadiyah Bojonegoro dan Ortom Muhammadiyah.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si dalam sambutannya menyampaikan Beberapa Poin.

Iklas – syukur – sabar

1. Islam yang berdimensi keilmuan. Kecerdasan harus melekat dalam pikiran.

2 Islam tanpa ilmu pengetahuan tidak akan pernah merubah peradaban.

3 Orang Muhammadiyah harus berfikir dengan ilmu.

4. Muhammadiyah bergerak tanpa ada diskriminasi. Berbangsa dan bernegara tanpa berteriak-teriak.

“Karena Muhammadiyah tidak cukup berhasil, Muhammadiyah berusaha dan bercita-cita menjadikan Indonesia maju, dan menunjukkan Muhammadiyah untuk kemajuan bangsa dan negara, dari Islam, Muhammadiyah menjadikan Indonesia yang berkemajuan,”

Haedar Nashir yang hadir untuk meresmikan gedung Tan’im RS Aisyiyah Bojonegoro, diminta selamat atas dibangunnya gedung tersebut. Menurutnya, gedung Tan’im RS Aisyiyah Bojonegoro merupakan bukti dari semangat dakwah warga Muhammadiyah Bojonegoro. “Alhamdulillah, kita menjadi saksi ghirah Muhammadiyah yang mampu membangun gedung baru, cukup cantik dan megah,” 

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si Meresmikan gedung Tan’im RS Aisyiyah Bojonegoro

Hingga saat ini Muhammadiyah dan Aisyiyah Bojonegoro telah tumbuh dengan cukup baik. Apa yang telah dirintis oleh tokoh Muhammadiyah dan Aisyiyah telah menjadi tonggak bagi kemajuan persyarikatan di Bojonegoro. Semoga gedung ini akan memberikan manfaat seluas-luasnya. RS Aisyiyah Bojonegoro harus menjadi milik semua orang, tidak boleh elitis.

Peresmian Gedung  Tan’im Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

RS ‘Aisyiyah Resmikan Gedung Tan’im

BOJONEGORO – Rumah Sakit ‘Aisyiyah (RSA) Bojonegoro meresmikan Gedung Tan’im yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, 48 Bojonegoro, kemarin (23/6). Gedung lima lantai yang menghabiskan biaya Rp 45 miliar tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas rumah sakit.

Pembangunan gedung lima lantai telah dimulai sejak tahun 2017 dan akan digunakan untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), Radiologi, Laboratorium (lantai 1), Instalasi Rawat Jalan (IRJ), Kasir dan Farmasi (lantai 2), Instalasi Gizi, Laundry, dan CSSD (lantai 3). Sedangkan untuk lantai 4 dan 5 digunakan untuk ruang perawatan kelas tiga.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini turut mengundang Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, DPRD Bojonegoro, Instansi Pemerintah, RS Jejaring, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah, dan Rekanan lainnya.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ustadz Ibnu Qilab. Dilanjutkan laporan Ketua Panitia Pembangunan oleh H. Rodli Abdul Rahman, M.Ag sekaligus serah terima gedung kepada ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Drs. H. Suwito, M.Si dan Direktur RSA dr. H. Sudjarwanto, M.Kes.

Drs. H. Suwito, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah Gedung Tan’im, rencananya pada 2020 RSA akan kembali membangun gedung berkapasitas tujuh lantai yang akan diberi nama Gedung Ji’rona.
Untuk nama-nama gedung, RSA sengaja memilih nama-nama tempat yang ada di Arab Saudi. Seperti Gedung Arofah, Bir Ali, dan Muzdalifah yang digunakan saat ini. Tujuannya agar saat bekerja para karyawan selalu teringat akan ibadah.

Sambutan kedua disampaikan Ketua PWM Jatim Dr. H. Sa’ad Ibrahim, M.A. Beliau menceritakan awal mula harakah Muhammadiyah mendirikan balai pengobatan yang pada mulanya kecil kemudian semakin besar. Dan itu semua atas pertolongan Allah SWT.
“Tan’im artinya pemberian kenikmatan yang tinggi. Tentunya kenikmatan itu atas ridho Allah SWT. Kita berharap semakin hari semakin baik. Sehingga akan mendapatkan kepuasan batin di dunia ataupun di akhirat,” ujarnya.

Gedung  Tan’im Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

Sambutan terakhir disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M. Si. Beliau menyampaikan makna dari Al-Quran surat Al-An’am ayat 160. Yang artinya: “Barang siapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikitpun tidak dirugikan (dizalimi).”
Selain seruan berbuat baik seperti yang tertuang dalam surat Al-An’am tersebut, beliau juga menjelaskan tentang isi kandungan dari Surat Al-Ma’un yang kemudian menjadi dasar lahirnya gerakan layanan sosial menjadi cikal balal Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Seperti rumah yatim, balai pengobatan, rumah sakit, Lazismu, dll.
“Muhammadiyah dan Aisyiyah Bojonegoro telah tumbuh dengan cukup baik, apa yang telah dirintis oleh tokoh Muhammadiyah dan Aisyiyah Bojonegoro telah menjadi tonggak bagi kemajuan persyarikatan dan AUM di Bojonegoro” jelas Haedar.

Haedar berpesan agar kita tidak boleh abai pada orang lain, terutama orang-orang miskin karena Muhammadiyah bergerak memajukan bangsa tanpa diskriminasi. Muhammadiyah adalah Al-Harakah Al-Islamiyah. Muhammadiyah ini sebagai gerakan Islam, gerakan pemikiran dan aqidah Islam yang menjadi landasan utamanya.
“Jadilah orang yang selalu Muroqobah yaitu selalu merasa di awasi oleh Allah. Maka kita akan menjadi orang jujur dan bekerja samalah dengan ketakwaan dan kebaikan. Jangan kerjasama dalam hal keburukan dosa dan kedzoliman,” pungkasnya.

Peresmian Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro

Peresmian Gedung Tan’im ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti Gedung oleh Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. Dilanjutkan kunjungan ke lokasi gedung mulai lantai 1 sampai lantai 5.
Acara ditutup doa dibawakan oleh Drs. H. Ihwanuddin, M. Pd.I. Acara juga dimeriahkan oleh tim paduan suara RSA yang menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah (Sang Surya), Mars RS Aisyiyah Bojonegoro , Pinarak Bojonegoro, Syukur, dan lainnya. (vifi_evi)

kami semua bisa ucapkan selamat

banyak lagi yang ucapkan selamat kepada RSA Bojonegoro


Peresmian Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro