Kategori
Artikel tip dan trik menarik

Tips pencahayaan untuk fotografi makanan

1. Anda harus mengetahui subjek dengan jelas

Beberapa orang mengatakan bahwa melihat makanan di atas meja membuat mereka merasa sangat bahagia, oleh karena itu ketika mereka melihat meja yang penuh makanan, banyak di antaranya akan menekan rana tanpa berpikir. 

1.jpg

Dengan cara ini, fotografer ahli dapat menangkap foto yang mengagumkan; akan tetapi, foto yang diambil oleh amatir hanya dapat dilihat sebagai rekaman momen dalam hidup.

Jika Anda bukan fotografer terlatih, Anda perlu mengenal lebih jelas tentang subjek Anda sebelum memotret makanan, dan render tata letak tersebut sesederhana mungkin. Kadang-kadang, kesederhanaan membuat kecantikan.

2.jpg

Anda sangat beruntung jika kebetulan mengunjungi toko makanan yang sebagian besar didekorasi dalam warna netral, seperti hitam, putih, dan abu-abu. Warna netral membuat ruang terlihat lebih ringkas, dan Anda tidak perlu repot memadukannya dengan banyak warna. Lagi pula, warna netral mudah dipadukan.

3.jpg

Selain menggunakan latar belakang bersih untuk membuat subjek Anda terlihat lebih jelas, Anda juga dapat mengambil foto closeup makanan tersebut untuk menyoroti detailnya dan membuatnya terlihat lebih lezat di foto Anda.

Baca Juga :   tombol pintas kecerahan layar

2. Gunakan cahaya dengan baik

2.1 Cahaya alami

Foto makanan yang diambil pada cahaya alami terlihat berwarna lebih terang dan jelas.

4.jpg

Dibandingkan dengan lampu kilat, cahaya alami akan membuat makanan terlihat lebih tersaturasi dengan warna dan menyingkirkan sudut tajam dan tepi yang keras. 

2.2 Amati dari mana asalnya cahaya

5.jpg

Sangatlah mudah untuk membedakan dari mana asalnya cahaya, dan melalui bayangan yang dipantulkan oleh objek, Anda dapat menunjukkan posisi sumber cahaya. Selain itu, Anda juga perlu mempelajari cara menggunakan cahaya untuk membuat makanan terlihat terbaik di foto Anda.

(1) Penerangan depan

Ini artinya sumber cahaya berada di belakang Anda dengan makanan diletakkan di depan Anda. Cahaya yang datang pada arah ini disebut cahaya depan.

Pada kasus ini, cahaya menyebar secara merata di permukaan makanan, dan hampir tidak ada bayangan yang dapat dilihat. Oleh karena itu, foto tersebut akan terlihat kusam dan monoton tanpa ada kesan tekstur.

Baca Juga :   Youtube Studio Klasik akan dihentikan

(2) Penerangan belakang

Ini artinya sumber cahaya berada di belakang makanan yang diletakkan di depan Anda. Cahaya yang datang dalam arah ini disebut cahaya latar.

6.jpg

Foto di atas diambil dengan cahaya latar, di mana latar belakang disamarkan dan dikaburkan oleh cahaya yang sangat terang. Selain itu, cahaya tersebut akan mengelilingi Anda, menerangi siluet Anda, dan membuat tubuh Anda berkilau. Ini sering kali membuat semacam kesan terbuka dan seperti mimpi serta menggugah selera.

(3) Penerangan samping

Ini artinya Anda berdiri di depan makanan dengan sumber cahaya berlokasi di sisi kiri atau kanan makanan tersebut. Kita dapat melihat dengan jelas di foto berikut bahwa bayangan menambahkan efek 3D pada hamburger tetapi tidak menunjukkan kontras yang kuat.

7.jpg

Jika Anda baru saja memulai melakukan fotografi, penerangan samping merupakan teknik termudah untuk dikuasai, dan bayangan tersebut dapat dikontrol dengan mudah.

tolong beri masukan