virus adalah
Virus adalah parasit intraseluler yang bereplikasi hanya setelah menginfeksi sel inang tertentu.virus adalah alat penting dalam penelitian biologi sel

virus adalah

apa yang dimaksud virus

Apa itu virus ?

Virus adalah organisme mikroskopik (super kecil) yang tersebar di berbagai penjuru dunia dan cenderung bersifat parasit. Hampir semua ekosistem di dunia mengandung virus dan dianggap sebagai organisme yang paling banyak di planet bumi. Virus dapat menginfeksi makhluk hidup, mulai dari manusia, hewan, tumbuhan, jamur, bahkan bakteri.

apakah Infeksi virus

Infeksi virus tersebut banyak menimbulkan akibat yang fatal bagi makhluk yang diinfeksinya. Virus juga tidak bisa bereplikasi (memperbanyak diri) tanpa menumpangi organisme lain. Oleh alasan inilah, virus diklasifikan sebagai organisme yang bersifat parasit atau merugikan.

  •  Virus adalah parasit intraseluler yang bereplikasi hanya setelah menginfeksi sel inang tertentu. Infeksi virus dimulai ketika protein pada permukaan  berikatan dengan protein  spesifik pada permukaan sel inang. Kekhasan interaksi ini menentukan kisaran host dari suatu  .
  •  Selain sebagai agen penyebab banyak penyakit, virus adalah alat penting dalam penelitian biologi sel, terutama dalam studi tentang sintesis makromolekul (lihat Tabel 6-3 ).
  •  Virus dapat dihitung dan dikloning dengan  (lihat Gambar 6-14 ). Semua virion dalam plak tunggal membentuk  berasal dari  orangtua tunggal yang menginfeksi sel pertama di pusat plak.
  •  Partikel virus individu (virion) umumnya mengandung  atau  , dikelilingi oleh banyak salinan dari satu atau sejumlah kecil protein mantel, membentuk  . Nukleokapsid dari banyak virus hewan dikelilingi oleh  , atau amplop.
  •  Selama replikasi litik, ribosom dan enzim sel inang digunakan untuk mengekspresikan protein virus, yang kemudian mereplikasi  virus dan mengemasnya menjadi mantel virus. Beberapa virion progeni yang diproduksi dalam satu sel yang terinfeksi akhirnya dilepaskan, mengikuti lisis sel atau disintegrasi bertahap sel (lihat Gambar 6-16 ). Nukleokapsid progeny dari virus yang diselimuti dilepaskan oleh tunas  sel  di mana protein membran virus telah disimpan (lihat Gambar 6-17 ).
  •  Beberapa virus bakteri (bacteriophage) dapat mengalami  setelah infeksi sel inang. Dalam hal ini,  virus diintegrasikan ke dalam kromosom sel inang, membentuk profag yang direplikasi bersama dengan genom inang. Ketika diaktifkan dengan tepat, profag memasuki  (lihat Gambar 6-19 ).
  •  Semua retrovirus dan beberapa virus hewan lainnya dapat mengintegrasikan genomnya ke dalam kromosom sel inang (lihat Gambar 6-22 ). Dalam beberapa kasus, ini mengarah pada replikasi sel yang abnormal dan  kanker.
  •  Virus rekombinan dapat digunakan sebagai vektor untuk membawa (transduce) gen yang dipilih ke dalam sel. Dalam pendekatan ini, gen virus yang diperlukan untuk  digantikan oleh gen lain. Penggunaan vektor virus untuk terapi  masih dalam masa pertumbuhan, tetapi memiliki potensi besar untuk pengobatan berbagai penyakit.

Assalamu'alaikum tolong beri masukan